Jefar Seorang Penulis dan Pembaca

Beberapa Persyaratan dari BPJS Kesehatan

Persyaratan dari bpjs kesehatanTentang tata cara dan persyaratan mendaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan berdasarkan BPJS Kesehatan No. 4/2014 tentang tata cara pendaftaran peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) akan diberlakukan per 1 November 2014 update dan terbaru antara lain adalah sebagai berikut :

  1. Setiap calon peserta untuk melakukan pendaftaran 1 kartu keluarga (KK).
  2. Harus memiliki NIK (Nomor Induk Kelauraga).
  3. Harus punya rekening bank seperti Bank Nasional Indonesia (BNI), Mandiri dan Bank Rakyat Indonesia.
  4. Kartu BPJS juga baru bisa digunakan setelah tujuh hari mendaftar atau membayar iuran.
BPJS Kesehatan

Berdasarkan informasi yang dilansir dari website aktualpost.com terkait dengan pemberitaan Syarat Pendaftaran BPJS Kesehatan Memberatkan Calon Peserta bahwasannya syarat pendaftaran program layanan Kesehatan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dirasa memberatkan masyarakat demikian pernyataan dari aktivis kesehatan yang tergabung dalam BPJS Watch.

Untuk itu pemerintah diharapkan segera mengambil tindakan dengan melakukan perubahan peraturan pendaftaran BPJS Kesehatan yang sudah ada.

Cara Dan Syarat Mendaftar BPJS Kesehatan

Datangi kantor BPJS Kesehatan untuk mengisi formulir registrasi. Selanjutnya, BPJS Kesehatan akan memberi anda informasi tentang virtual account. Dari situ, lakukan pembayaran ke BANK BNI46 atau BRI atau Mandiri atau ke Kantor Pos dengan mempergunakan virtual account tersebut.

Setelah melakukan pembayaran, anda kembali ke kantor BJPS Kesehatan untuk konfirmasi pembayaran iuran dan akan diberikan kartu keanggotaan JKN.

Iuran Peserta BPJS Kesehatan

Anggota dan juga peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan ini adalah terbagi menjadi 2 yaitu kelompok peserta baru dan pengalihan dari program terdahulu, yaitu Asuransi Kesehatan, Jaminan Kesehatan Masyarakat, Tentara Nasional Indonesia, Polri, dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja.

Kepesertaan BPJS Kesehatan mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan, terdiri atas dua kelompok, yaitu peserta penerima bantuan iuran (PBI) dan peserta bukan PBI.

Peserta PBI adalah orang yang tergolong fakir miskin dan tidak mampu, yang preminya akan dibayar oleh pemerintah. Sedangkan yang dimaksud dengan peserta BPJS yang tergolong bukan PBI, yaitu pekerja penerima upah (pegawai negeri sipil, anggota TNI/Polri, pejabat negara, pegawai pemerintah non-pegawai negeri, dan pegawai swasta).

Pekerja bukan penerima upah dan bukan pekerja (investor, pemberi kerja, pensiunan, veteran, janda veteran, dan anak veteran).

Fasilitas yang didapat masing-masing kepesertaan adalah sebagai berikut:

Peserta PBI (Penerima Bantuan Iuran)

Fasilitas pelayanan kesehatan PBI BPJS Kesehatan antara lain adalah sebagai berikut :

  1. Pekerja penerima upah akan mendapatkan pelayanan kelas I dan II
  2. Pekerja bukan penerima upah akan mendapatkan pelayanan kelas I, II dan III sesuai dengan premi dan kelas perawatan yang dipilih.
  3. Bukan pekerja bisa mendapatkan kelas layanan kesehatan I, II, dan III sesuai dengan premi dan kelas perawatan yang dipilih.

Persyaratan pendaftaran, yang harus diserahkan pada saat mendaftar:

  1. Formulir pendaftaran yang tersedia di kantor BJPS Kesehatan dan sudah diisi.
  2. KTP/SIM/Paspor dan kartu Keluarga (asli dan fotocopy);
  3. Pas foto berwarna ukuran 3 X 4 sebanyak 2 lembar.
  4. Kartu Askes atau Jamkesmas atau JPK Jamsostek, yang masih berlaku. (Khusus bagi mereka yang menjadi peserta Askes atau Jamkesmas atau Jamsostek)

Dan jika ingin mendaftar secara online bisa menuju ke link berikut ini http://www.bpjs-kesehatan.go.id/

1. Buka situs resmi BPJS, pilih bagian Layanan dan Pendaftaran Online yang tampil di halaman utama

2. Klik tombol ‘pendaftaran’ untuk melanjutkan proses pendaftaran

3. Lengkapi formulir pendaftaran dengan melengkapi nomor KK, nomor ponsel, nomor NPWP, serta alamat peserta

4. Pilih fasilitas kesehatan BPJS yang diinginkan

5. Upload foto peserta dengan maksimal ukuran 50 kb

6. Klik tombol ‘selanjutnya’ dan lengkapi formulir isian berupa data anggota keluarga, kelas perawatan, nomor rekening, dan alamat email.

7. Kirim formulir tersebut dengan mengklik tombol ‘kirim email’

8. Lakukan aktivasi nomor virtual account akan dikirim ke email peserta

9. Lakukan pembayaran melalui teller atau ATM yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dan simpan bukti pembayarannya

10. Setelah pembayaran, peserta dapat mencetak e-ID secara mandiri dan mengambil kartu BPJS Kesehatan di kantor BPJS terdekat

Untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap dan jelas mengenai Jaminan Kesehatan Nasional dan juga BPJS Kesehatan, dapat anda temukan di situs www.jkn.kemkes.go.id dan bpjs-kesehatan.go.id serta juga atau menghubungi telepon layanan Halo Kemkes di 500 567 atau Halo Askes di 500 400. Atau, datangi kantor BPJS Kesehatan/PT Askes terdekat.

Jefar Seorang Penulis dan Pembaca
0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x