Jefar Seorang Penulis dan Pembaca

Manfaat Daun Sirih untuk Gigi dan Mulut

Manfaat  daun sirih untuk gigi – Siapa yang tidak tahu, rasa sakit gigi itu seperti rasa ditinggal kekasih, pas lagi sayang-sayangnya. Ya, saya pernah mengalami sakit gigi disebabkan kuman atau bakteri yang selalu setia bersarang di gigi manusia.

Sebelum saya kenal pepsodent (saat kecil tentunya), dulu saya teringat kebiasaan nenek saya menyirih (mengunyah daun sirih yang dicampur dengan kapur sirih, gambir, buah pinang muda dan tembakau untuk menggosok gigi). Saya takjub ketika itu, mendengar penjelasan nenek saya bahwa racikan ramuan dari bahan-bahan tersebut sangatlah berkhasiat untuk menjaga kesehatan dan kekuatan gigi.

Yaps, saya merasa terheran-heran awalnya. Namun saya pikir itu cukup logis, sebab saya perhatikan nenek saya tidak pernah melihat nenek mengalami sakit gigi parah, hingga harus pergi ke dokter gigi.

Berbekal pengetahuan dari pengalaman nenek, saya mencoba sendiri. Saya pergi ke pasar membeli beberapa helai daun sirih. Sesampainya di rumah, saya cuci bersih, saya ambil sekitar 2-3 helai lalu mengunyahnya sedikit demi sedikit tanpa ditelan. Khusus di bagian gigi saya yang sering mengalami kesakitan, saya beri sedikit penekanan dalam mengunyah daun sirih tersebut. Tentunya saya tidak mencampur daun sirih dengan bahan lainnya, hanya daun sirih saja.

Pastinya, yang saya rasakan daun sirih terasa getir, pedas, agak pahit di mulut saya saat mengunyahnya. Tetapi demi rasa penasaran, saya tetap berusaha melanjutkan mengunyah hingga hancur lebur di mulut. Supaya apa? Supaya getah dari daun sirih tersebut, masuk dan meresap, di rongga gigi. Seingat saya, kurang lebih 1-2 menit saya kunyah, lalu saya buang sepahnya, dan saya berkumur-kumur dengan air bersih.

Tak disangka, rasa sakit yang selalu saya rasakan saat itu hilang seketika. Mulanya saya hanya menduga, mungkin hal itu disebabkan efek dari rasa pedas dan kesat daun sirih yang tertinggal di rongga gigi. Namun, saya merasa gigi saya tidak sakit sampai berminggu-minggu hingga sembuh total.

Baca Juga  SIMPLISIA : Pengertian, Jenis, Nama Latin, Manfaat, dan Proses Pembuatan serta Hasil Pengolahannya

Nah, sejak saat itu, saya mulai merutinkan mengunyah daun sirih dengan hanya 1 lembar saja untuk menjaga kesehatan gigi dan mencegah dari berbagai macam penyakit gigi dan mulut. Hal ini juga, saya beritahukan kepada orangtua dan adik-adik saya.

Ya, dapat dipastikan, saya tidak perlu harus ke dokter gigi atau sekadar membeli obat-obatan kimiawi untuk menghilangkan rasa sakit gigi tersebut.

Daun sirih menjadi senjata utama saya untuk menjaga kesehatan gigi, dengan minimal mengunyahnya seminggu sekali. Sebab kalau kebanyakan, ada efek samping yang justru membahayakan kesehatan.

Saya mencoba berselancar di internet, lalu menemukan kandungan dari daun sirih. Ternyata daun sirih mengandung minyak terbang (betlephenol), seskuiterpen, pati, diatase, gula dan zat samak serta kavikol yang mampu membunuh kuman. Dan juga mengandung zat antioksidan dan fungisida atau anti jamur).

Bukan hanya untuk menyehatkan gigi saja, daun sirih ternyata bisa menghilangkan bau badan yang ditmbulkan oleh bakteri dan cendawan. Dapat menahan pendarahan, menyembuhkan luka, dan mencegah gangguan saluran pencernaan. Bahkan bisa mencairkan dan mengeluarkan dahak, meluruhkan ludah, hemostatic. Zat bahann aktif fenol dan kavikol bahkan dapat digunakan untuk membunuh hama penghisap.

Tapi, setelah saya pikir-pikir, daripada ribet harus mengunyah duan sirih setiap hari atau minggu. Disamping juga ada bahayanya jika berlebihan. Maka saya lebih memilih menggosok gigi menggunakan pasta gigi merek Pepsodent. Apalagi, pepsodent ternyata mengandung bahan dari daun sirih. Jadi lengkaplah sudah, cukup pepsodent mampu merawat kesehatan gigi dan mulut saya. Terima Kasih.

Jefar Seorang Penulis dan Pembaca
0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x